Wednesday, March 23, 2016

Envelope Clutch

envelope clutch adalah sebuah map yang berbahan dasar kain dan biasa digunakan untuk menyimpan kertas maupun barang yag tidak terlalu besar seperti kartu, buku, envelope clutch yang pernah saya membuat adalah envelope clutch menggunakan bahan dasar kain katun dengan motif beragam yang disesuaikan dengan trend masa kini. target utama penjuala adalah pelajar dan mahasiswa. harga penjualannya pun tidak begitu merogoh banyak saku anak muda. 1 pcs envelope clutch harganya berkisar 15-20ribu rupiah, walaupun harganya murah, namun kualitasnya bagus karena menggunakan jahitan yang kuat pada setiap sisinya. selain itu proses pembuatannya tidak begitu rumit. dimulai dari membuat pola, memotong kain, menjahit kain dan yang terakhir adalah memasang perekat/ kancing untuk menghindari barang yang ada di dalamnya terjatuh. modelnya yang simpel dan elegan juga menarik perhatian para pembeli karena mudah diaplikasikan dengan outfit  sehari-hari sehingga kesannya tidak terlalu mencolok. dari hasil penjualannya kami menaruh keuntungan sebesar 10% dari setiap pcsnya.

Ide Usaha

Saya mempunyai ide untuk membuat usaha tempat makan (cafe) yang target penjualannya adalah pada  kalangan anak muda. Saya memiliki ide untuk membuat cafe dengan design interior nya yang cukup nyaman sehingga para pengunjung yang datang dapat betah untuk berlama-lama mengobrol sambil menyantap hidangannya. Selain design interior yang nyaman dan tak kalah menarik, saya pun akan menghadirkan sajian makanan western yang tidak terlalu merogoh kocek anak muda. menurut saya, harga yang murah dan tempat yang homey bisa lebih menarik para pengunjung untuk berdatangan mampir ke cafe saya. satu hal lagi yang kiranya akan saya tambahkan pada ide usaha saya kali ini adalah di tengah maraknya penggunaan sosial media khusunya Instagram pada akhir-akhir ini maka saya akan menambahkan aksen mural pada setiap dinding cafe supaya bisa dimultifungsikan menjadi spotted yang bagus untuk difoto dan diunggah di sosial media, sehingga bisa menambah daya tarik dari cafe yang akan saya buat.
Sekian ide usaha saya kali ini yang bertemakan tentang 'cafe masa kini'.


Hidroponik

PENGERTIAN HIDROPONIK



Hidroponik dalam bahasa inggris hydroponic, berasal dari kata Yunani yaitu hydro yang berarti Air dan ponos yang artinya daya.

Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa tanah, Jadi hidroponik berarti membudidayakan tanaman yang memanfaatkan air, tanpa menggunakan tanah sebagai Media Tanam.



Jadi intinya Hidroponik adalah Budidaya tanam menanam, dengan cara memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah, dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan Nutrisi bagi tanaman.



Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah, dan pertumbuhan tanaman pun lebih cepat 50% dari pada media tanah biasa.

Hidroponik juga menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.


Utamanya hidroponik memiliki pengertian secara bebas 

yaitu teknik bercocok tanam, dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, jadi tanaman bisa tumbuh dengan subur dan berbuah lebih cepat, walaupun tidak menggunakan tanah. 

Yang jelas kita Lebih Hemat waktu, lebih hemat tempat dan lebih hemat tenaga.




Di mana pun Daerah  tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap dapat tumbuh dengan baik apabila Nutrisi  (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi.Dalam konteks Hidroponik,  fungsi dari tanah adalah untuk penyangga tanaman, dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi,  untuk kemudian bisa diserap oleh tanaman.


Teknik hidroponik banyak dilakukan dalam skala kecil sebagai hobi di kalangan masyarakat Indonesia.

Jenis tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi untuk dibudidayakan di hidroponik diantaranya, yaitu:


Selada Merah, Lettuce,  PaprikaTomat, Selada hijau, Melon, Timun Jepang, bayam, kangkung, Sawi, Cabe, timun, pare, caisim dll.   

 

sumber : http://griyahidroponikku.blogspot.co.id/2015/01/pengertian-hidroponik.html

Kewirausahaan

Pengertian wirausaha dan kewirausahaan.
 
1. Wirausaha
Pengertian wirausaha:
wirausaha adalah seorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya meliputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi.
Beberapa pengertian wirausaha adalah sebagai berikut:
 
√. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian wirausaha sama dengan wiraswasta, yaitu orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.
√ . Wirausaha adalah pelaku utama dalam pembangunan ekonomi dan fungsinya untuk melakukan inovasi atau kombinasi-kombinasi yang baru untuk sebuah inovasi.
√.  Wirausaha, yaitu melakukan sebuah proses yang disebut creative destruction (pengrusakan yang kreatif) untuk menghasilkan suatu nilai tambah (added value) guna menghasilkan nilai yang lebih tinggi, sehingga inti dari keterampilan  wirausaha adalah kreativitas.
√.  Wirausaha adalah orang yang berani mengusahakan suatu pekerjaan baik untuk diri sendiri ataupun untuk orang lain.
√.  Menurut Richard Cantillon (1755), entrepreneurial is an innovator and individual developing something unique and new (wirausaha adalah seorang penemu dan individu yang membangun sesuatu yang unik dan baru).
√. Menurut J.B Say (1803), wirausaha adalah pengusaha yang mampu mengelola sumber-sumber daya yang dimiliki secara ekonomis (efektif dan efisien) dan tingkat produktivitas yang rendah menjadi tinggi.
√. Menurut Dan Stein dan Jhon F.Burgess (1993), wirausaha adalah orang yang mengelola, mengorganisasikan, dan berani menanggung segala resiko untuk menciptakan peluang usaha dan usaha baru.
√. Menurut Schumpeter (dalam Bygrave, 1996), wirausaha adalah seorang yang memperoleh peluang  dan menciptakan organisasi untuk mengejar peluang tersebut.
√. Menurut Mas’ud Machfoedz dan Mahmud Machfoedz (2004), wirausaha adalah seorang inovator yang mampu mengubah kesempatan menjadi sebuah ide yang bisa di jual, dapat memberikan nilai tambah melalui upaya, waktu, biaya, serta kecakapan dengan tujuan mendapatkan keuntungan.
 
2. Kewirausahaan
Pengertian kewirausahaan:
Kewirausahaan adalah kemampuan seorang manajer resiko (risk manager) dalam mengoptimalkan segala sumber daya yang ada, baik itu materil, intelektual, waktu, dan kemampuan kretivitasnya untuk menghasilkan suatu produk atau usaha yang berguna bagi dirinya dan bagi orang lain.
Pengertian kewirausahaan menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut:
 
√. Menurut Robert D.Hisrich, kewirausahaan adalah proses kreatif untuk menciptakan sesuatu yang bernilai lebih tinggi dengan mengoptimalkan segala daya upaya, seperti  mencurahkan waktu, dana, psikologis, dan penerimaan penghargaan atas kepuasan seseorang.
√. Menurut Peter F.Drucker , kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
√. Menurut Stephen Robins, kewirausahaan adalah proses mengejar berbagai peluang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi.
√. Menurut Salim Siagian, kewirausahaan adalah semangat, prilaku dan kemampuan memberikan respon positif kepada peluang untuk mendapatkan keuntungan bagi diri sendiri dan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan/masyarakat, serta menciptakan dan menyediakan produk yang lebih bermanfaat dengan menerapkan cara kerja yang lebih efesien dan efektif, melalui keberanian mengambil resiko, kreatifitas, inovasi dan kemampuan manajemen.

Sumber : http://coretan-berkelas.blogspot.com/2014/02/pengertian-wirausaha-dan-kewirausahaan.html

Tuesday, September 22, 2015

Penting Gak Sih TIK Itu?

TIK ITU PENTING!

Akhir-akhir ini perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi ) sudah sedemikian maraknya. Bidang pendidikan pun tidak kalah luput dari perkembangan TIK tersebut. TIK dapat digunakan untuk membantu pengajar dalam melakukan absensi. Selama ini yang kita tahu sejak SD hingga SMA , pengajar masih melakukan absensi secara manual, yakni di buku absen dan memanggil murid satu persatu. Padahal hal tersebut tentunya merepotkan dan tidak efektif karena ini cukup memakan waktu dan mengurangi waktu belajar kelas. Menurut saya, terkait dengan absensi tiap murid dapat secara praktis melakukan absensi dengan menempelkan jari mereka pada suatu instrument TIK dan data absensi langsung masuk ke database.
Data absensi juga bisa diakses secara online oleh orang tua murid yang ingin mengetahui perkembangan anaknya disekolah entah melaui situs sekolah maupun sms gateway. Selain itu TIK dapat diterapkan dalam mencatat nilai siswa dan mem-publishnya selama ini guru mencatat nilai siswa secara manual, untuk nilai ulangan harian, nilai UTS maupun nilai UAS setelah itu guru tersebut menghitung rata-rata keseluruhan sebagai nilai akhir. Tentunya akan lebih bijak jika kita mengurangi beban guru dengan membiarkan teknologi yang akan mengolah nilai akhir sehingga kesalahan akibat perhitungan manusia akan berkurang , dan guru akan lebih nyaman dalam bekerja. Selain itu nilai yang sudah dimasukkann dapat langsung dipublikasikan melaui situs sekolah sehingga semua proses perhitungan nilai siswa dapat diolah secara transparan. Siswa juga dapat melihat nilainya kapan saja dan dimana saja.
Selain itu , TIK juga dapat diterapkan dalam meletakkan modul pembelajaran. Hal ini dapat menjadi salah satu solusi akan mahalnya buku-buku cetak di Indonesia .Biasanya guru hanya menjelaskan materi di papan tulis , dan sumber utamanya tetaplah buku cetak yang harganya mahal dan belum tentu semua materi di dalamnya akan dipelajri oleh siswa.
Pemanfaatan TIK pada bidang pendidikan ini tentu memerlukan pengawasan dari pihak-pihak tertentu sehingga dalam pelaksanaannya tidak disalah gunakan. Misalnya saja jangan sampai penggunaan internet digunakan untuk bermain games, melihat situs porno, melihat berita yang kurang penting seperti gossip dll. Hal tersebut bisa diantisipasi dengan memblokir situs-situs yang membahayakan dan melakukan pengawasan secara langsung dilapangan selain itu banyak content yang disediakan di internet menggunakan bahasa Inggris. Akibatnya adalah siswa harus meningkatkan skill mereka dalam berbahasa Inggris agar dapat memahami dengan baik informasi yang disampaikan pada situs tersebut. 

Sumber : http://devitaardina.blogspot.co.id/